Archive for the ‘Media PIKATAN’ Category

Stanplat edisi 23

Posted: Juli 17, 2008 in Media PIKATAN

Telah Terbit

Stanplat Edisi 23

Liputan Hasil PILKADA Temanggung

Berapa Jumlah perolehan Suara Pilkada Per Kecamatan di Temanggung?

Hasyim Afandi: “Tiada Maaf Bagi Koruptor”

Simak pula rubrik-rubrik menarik lain:

Nasi Gila Rolikuran.

Lik Kopir Ora Duwe Isin

Wong Manggung nang Suriname

Gelar Budaya Temanggungan TMII 2008

Lumbung Zakat Temanggung Salurkan Bantuan

Dan rubrik-rubrik menarik lainnya.

Jika Anda belum berlangganan silahkan hubungi kami:

Jl. Galur Sari VIII No. 191 H. Utan Kayu Selatan – Jakarta Timur Telp. 021-85901440, 68339197, 0815-1409-6252  (Irawan)

Iklan

Pengantar

Rumah Mudik pada dasarnya adalah sebuah gagasan untuk memfasilitasi para perantau dari Temanggung yang jumlahnya mencapai ribuan orang. Ada 2 agenda utama yang sangat menonjol sebagai alasan kepulangan para perantau ini (yang kemudian lebih dikenal dengan istilah mudik – kembali ke udik) ialah lebaran (hari raya idul fitri) dan liburan sekolah. Ketika lebaran menjelang maka sudah bisa dipastikan hampir seluruh perantau akan kembali ke tanah kelahiran. (lebih…)

Stanplat Edisi Januari 2008

Posted: Januari 8, 2008 in Media PIKATAN

EDISI PILKADA
Stanplat edisi 18 l Januari 2008
Terbit Selasa, 8 Januari 2008
Beredar di Temanggung 9 Januari 2008

 ————————————————————————————————————————-
LAPORAN UTAMA:

n Kualitas Pelayanan Publik Desa n Gaji dan Kinerja Pemdes n Desaku Tertinggal n

——————————————————————————————————————————————————-

n Catatan ‘Isu’ Pilkada 2007 n
n Mengantisipasi Konflik Pra-Pilkada n
n Catatan Akhir Tahun dari Tanah Tingal n
WIRA USAHA
n Gamelan Made in Kirman n Molen Kacang Liangan n
PROFIL
n Eyang Putri Kranggan n Pelukis Cilik dari Kedu n
n Geliat Ekspor Kopi Temanggung n Di Kemuning dan Jumo ada Perpustakaan n
n Preman Temanggung; Dulu, Sekarang n
nEntho Cothot: Al Gore dan Pakde Modjo n Lik Kopir: titiktitik n
 ————————————————————————————————————————-
Jika Anda ingin berlangganan silahkan hubungi:
Jl. Galur Sari VIII No. 191 H
Utan Kayu Selatan – Jakarta Timur
Telp. 021-85901440, 68339197
atau
Irawan Prasetyadi
0815-1409-6252

 —————————————————————————————————————

TERBIT TIAP AWAL BULAN
Beredar Gratis di Kota dan Pelosok Desa
 —————————————————————————————————————

Mading Stanplat di Mojosari, Bansari

Mampukah Stanplat mendorong budaya membaca di masyarakat desa. Ujian pertama di umur satu tahun ini, membuka papan baca di desa-desa di seluruh kecamatan yang berjumlah 20 di Temanggung. Bagaimana respon penduduk sendiri dengan adanya papan baca? (lebih…)

Tahukah Anda?

Stanplat terbit pertama kali pada bulan Juni, tepatnya tanggal 29 Juni 2006. Rencana pendirian Stanplat dibahas sebulan sebelumnya dengan melibatkan diskusi di millist TMG-news-mail@yahoogroups.com dan temanggung@yahoogroups.com. Tanggal 9 Juni, bertepatan dengan malam pembukaan Piala Dunia di Jerman beberapa orang pendiri yang berada di Jakarta Rapat di Kedai Tempo 68 H, Utan Kayu. Di situ beberapa pendiri membahas rencana rapat keredaksian dan penggalangan dana. Selanjutnya hasil rapat itu didiskusikan di millist. Tanggal 24 juni semua naskah sudah siap cetak. Tanggal 26 Juni naik cetak 12 halaman. Tanggal 29 Juni Stanplat terbit, sehari kemudian dikirim ke Temanggung dan dibagi-bagikan ke para awak pendiri Stanplat dan calon pelanggan.Ya, sekarang bulan Juni. Stanplat terbit 16 halaman dengan berbagai perubahan dan dinamika internal. Perjalanan baru satu tahap. Tahap kedua adalah mendirikan lembaga yang akan menaungi Stanplat, yakni PIKATAN yang sudah berdiri untuk kemudian dilegalisasikan di notaris. Berikut ini adalah beberapa komentar dari pejabat dan tokoh masyarakat Tentang Stanplat. Komentar Anda? (lebih…)

kijing-kopir2a.jpg

Stanplat adalah koran komunitas berbasis masyarakat lokal Temanggung. Ciri khas buletin ini menyandarkan pada perspektif studi kebudayaan (cultural studies). Dengan cara yang ilmiah, luwes, kritis, penuh penghargaan terhadap budaya lokal, -kita harapkan pembaca akan larut dalam suasana intim dengan lingkungan sekitarnya,-tempat di mana mereka mengalami kehidupan sehari-hari sebagai orang Temanggung. Dengan cara yang demikian itu, Stanplat diharapkan benar-benar menjadi media publik yang tidak kalah bermutu dengan media massa konvensional.Di bawah ini ada beberapa visi dan tujuan yang kami miliki: n Membangun kultur kehidupan masyarakat Temanggung yang modern, partisipatif dan tanggap terhadap perubahan jaman. n Merangsang tumbuhnya inisiatif lokal yang khas, cerdas dan beradab dalam bidang budaya, agama, sosial, politik, ekonomi, teknologi dan lain-lainn Selain itu, media ini juga memiliki fungsi sosial sebagai, 1) Saluran komunikasi antar sesama warga baik yang berada di Temanggung maupun di luar Temanggung. 2) Sarana pendidikan non akademik.3) alat kontrol kekuasaan politik pemerintah/DPRD. 4) Ajang kreativitas kaum muda dalam berbagai bidang.Buletin Stanplat Temanggung didirikan oleh komunitas migran asal Temanggung. Lahirnya Stanplat dilatarbelakangi oleh dua hal yang paling mendasar. 1) memberikan bacaan rutin yang ilmiah, rasional dan kritis kepada masyarakat lokal Temanggung. 2) Meningkatkan partisipasi publik dalam bidang sosial, politik dan budaya. Buletin ini beredar gratis dengan pertimbangan sebagai berikut:

  1. Minimnya “minat baca” dan “minat beli” masyarakat atas bacaan.
  2. Jika dijual diperkirakan arus edarnya hanya mencapai 400eksemplar. 200 dibeli pelanggan tetap. 200eks dibeli pengecer. Sedangkan selama ini kita edarkan secara gratis mencapai 3200 eksemplar. 2500 beredar di Temanggung. 600 eks beredar di komunitas perantau Temanggung di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Balikpapan, Batam dan Jayapura
  3. Kesulitan mengurus penjualan, terutama para loper, kurir dan penagihan uang.
  4. Komersialisasi bisa mengakibatkan para pembaca sekadar membeli untuk konsumsi bacaan sendiri

Bagaimana Stanplat bisa tumbuh berkembang “mensubsidi” ribuan pembaca?

  1. Penggalian dana melalui sumbangan baik dari orang Temanggung maupun dari luar Temanggung. Fakta yang terjadi, banyak sumbangan uang justru dari luar orang Temanggung
  2. Iuran
  3. Usaha mandiri (produksi kaos) sangat mendukung perolehan uang.
  4. Dengan menggratiskan Stanplat, pengurus lebih merasa bebas mencari penggalian dana secara sukarela. Masing-masing orang sadar bahwa tujuan penggalian dana secara sukarela adalah untuk menyubsidi bacaan bagi masyarakat lokal (desa) yang selama ini jauh dari informasi media cetak.

Apakah pola yang selama ini diterapkan sangat efektif untuk jangka panjang?Jawabnya tidak: Hal ini disebabkan kebutuhan cetak stanplat Rp 3.500.000 tergolong sangat besar dengan jumlah uang yang masuk. Di lain pihak kebutuhan dana operasional untuk meningkatkan kualitas stanplat dan kegiatan di luar keredaksian semakin meningkat. (contoh kebutuhan operasional tim liputan, sekretariatan, pelatihan jurnalistik dll) Apakah iuran bisa jadi alternatif?Jawab bisa ya bisa tidak. Jika iuran bisa rutin digalakkan hingga mencapai hasil Rp 6juta perbulan Stanplat akan terus bisa terbit. Jika berada hanya mencapai Rp 4 juta per bulan kondisi akan Stagnan dengan kualitas yang tidak akan meningkat. Apakah penggalian dana lewat produksi-produksi bisa jadi alternatif?Bisa jika memang ada produksi yang layak dibuat rutin per 3 bulanan dengan perolehan keuntungan 18-20 juta. Apakah ada alternatif dana lain?Mengingat Stanplat ini menyandarkan diri pada gerakan sosial, maka dana funding adalah satu-satunya alternatif lain yang cocok. Apa target kami selanjutnya?

  1. Menerbitkan Stanplat bulanan tetap 16 halaman, kertas koran dengan jumlah mencapai 20 ribu eksemplar.
  2. Menumbuhkembangkan gerakan sosial minimal dalam hal pelatihan jurnalistik, organisasi, ekonomi kerakyatan, diskusi ilmiah (filsafat, ekonomi, politik, kajian agama, sastra dan budaya)
  3. Mengaktifkan perpustakaan di sekretariat Stanplat sebagai sarana “sekolah alternatif” masyarakat (khususnya kaum muda) Temanggung.  Di sini kami membayangkan ada ratusan/ribuan buku, berlangganan beberapa koran nasional/lokal, majalah, jurnal. (Faiz Manshur)