Pemilihan Ketua Umum PIKATAN

Posted: November 15, 2007 in agenda & kegiatan, Mengenal Pikatan, Pendiri Pikatan, pengurus pikatan

Catatan Rapat PIKATAN

 

Hari/Tanggal : Sabtu, 10 Nopember 2007
Waktu : Pukul 19.30 – 22.00 WIB
Tempat : Reform Institute, Kompleks Liga Mas Indah Kavling D/3, Pancoran, Jaksel.

 

 


Rapat Organisasi Perkumpulan Independen Komunitas Temanggungan (PIKATAN) membahas empat hal:

     1. Pemilihan pengurus (ketua Umum, Sekretaris dan Bendahara)
2.
      Penyusunan struktur organisasi/divisi
3.
      Penyelesaian legalisasi AD/ART PIKATAN
4.
      Tugas dan prioritas kerja PIKATAN

 

Rapat dibuka oleh moderator Faiz Manshur pada pukul 19.30 WIB dengan pembukaan dan kata pengantar mengenai proses pembentukan PIKATAN 3 bulan setelah pertemuan Kranggan 21 Agustus 2007 lalu. Beberapa hal yang dibahas ulang di antaranya, penyelesaian legalisasi. Kedua membentuk pengurus inti, terutama ketua umum, sekretaris dan bendahara. Ketiga, membentuk struktur untuk menjalankan roda organisasi. Keempat, memberikan amanat kerja kepada calon pengurus terpilih

Setelah pengantar dibuka, peserta rapat memberikan tanggapan antara lain sebagai berikut:

AE Priyono : Draft AD/ART yang saat ini dalam proses pengesahan notaris belum perlu direvisi kembali. Revisi nantinya akan dilakukan sesuai dengan koreksi dari notaris bersangkutan. Kebutuhan penting dan mendesak untuk organisasi PIKATAN harus segera dikumpulkan dan diselesaikan. PIKATAN di masa awal seyogianya harus dijalankan dengan batas kemampuan SDM yang ada. Bahwa dalam AD/ART menyaratkan banyak hal secara ketat itu tidak menjadi masalah mengingat di masa-masa awal sekarang tidak mungkin menjalankan roda organisasi sesuai standar AD/ART.

Irawan : Pada awalnya, sebuah organisasi harus menggali potensi keuangan (funding) yang kuat. Sebelum dapat funding, PIKATAN telah membuat sumber pendapatan mandiri. Selama ini kita dapatkan keuangan donasi, hibah dan iklan. Dengan demikian kebutuhan kita yang terpenting adalah menjalankan organisasi tahap awal. Karena PIKATAN ini inisiatifnya banyak muncul dari Jakarta maka sebaiknya memang Jakarta dulu yang banyak berperan. Soal legalisasi sebaiknya diselesaikan pengurus yang akan terpilih sekarang ini.

Joko Suseno:
Kebutuhan mendesak bagi PIKATAN saat ini adalah pembentukan pengurus yang terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris dan Bendahara. Diharapkan, Ketua yang terpilih nantinya adalah orang yang paham betul mengenai seluk beluk PIKATAN, termasuk visi dan misi perkumpulan ini. Dari sekian pendapat, dapat disharing juga bahwa Ketua yang terpilih nantinya bisa dari Temanggung maupun di luar rantau.

Setelah tukar pendapat secara terbuka, moderator mengajak semua peserta untuk pandangan umum tentang pemilihan ketua Umum, Sekretaris dan Bendahara PIKATAN. Sebelumnya, moderator memberi beberapa pengantar sebagai berikut:

  1. Sesuai dengan AD/ART, Ketua Umum terpilih PIKATAN harus berdomisili di Temanggung. Namun karena PIKATAN sebagai organisasi baru/kondisi belum memungkinkan, dalam masa transisi awal ini untuk sementara Ketua Umum PIKATAN dipilih dari Jakarta. Hal ini juga terkait erat dengan munculnya inisiatif dan kompetensi SDM yang dimiliki oleh PIKATAN.
  2. Dalam masa awal pembentukan ini, Ketua Umum PIKATAN yang seyogianya bertugas selama 3 tahun, hanya cukup diberikan kesempatan 1 tahun.
  3. Alasan di atas bukan berdasarkan pertimbangan AD/ART melainkan berdasarkan pertimbangan objektif organisasi baru. Kebijakan di atas ditetapkan berdasarkan kinerja Komite Organisasi. Pertimbangan objektif ini disetujui oleh peserta rapat sebagai langkah awal terbaik PIKATAN bergerak.
  4. Beberapa tugas mendesak akan diberikan kepada Ketua Umum, Sekretaris dan Bendahara: 1). Menyelesaikan legalisasti PIKATAN di hadapan notaris. 2) Membentuk struktur organisasi. 3) pemetaan basis-basis komunitas temanggung baik yang berada di Temanggung maupun di rantau.4) program kerja yang realistis dilakukan di masa awal kepengurusan.

          Pandangan umum menghasilkan beberapa sosok yang dianggap layak memimpin PIKATAN di masa kepengurusan pertama:         

1. AE Priyono

2. Putut Trihusodo

3. Anif Punto Utomo

4. Irawan Prasetyadi

5. Silvester Hardanny

          Dalam pandangan umum tersebut masing-masing peserta memberikan apresiasi bagi calon ketua yang dipilih. Semua apresiator melihat potensi, kapasitas dan kesiapan kerja untuk memegang jabatan Ketua Umum. Pandangan yang dominan memilih Anif Punto Utomo untuk memegang amanat sebagai Ketua Umum. Selanjutnya moderator menawarkan kepada forum “apakah akan diadakan pemilihan tertutup atau tidak?”

    Forum menyepakati tidak perlu mengingat argumentasi memilih Anif bisa diterima oleh forum, baik yang mencalonkan anif maupun yang mencalonkan kandidat lain. Setidaknya ada 3 hal kenapa Anif dipilih:

  1. Anif adalah salahsatu penyusun draft perencanaan PIKATAN, termasuk AD/ART. Alasan ini diperlukan karena seorang ketua umum harus memahami seluk beluk PIKATAN secara mendasar dan lengkap.
  2. Anif memiliki mobilitas yang cukup untuk bekerja dibanding AE Priyono, Putut, Danny dan Irawan.
  3. Anif relatif bisa bergaul dengan berbagai kalangan.

          Dalam pandangan umum sebenarnya para peserta forum memiliki kelayakan menjadi seorang Ketua Umum. Namun karena alasan tertentu, seperti konsetrasi kerja di kepengurusan (divisi) dan prioritas yang lain sehingga tidak terpilih jadi ketua. Sebagai contoh, Putut Trihusodo sangat layak menjadi ketua Umum. Namun putut akan lebih maksimal jika berperan dalam mengurus dapur dan lobi organisasi, khususnya untuk hubungan dengan luar komunitas, tokoh non temanggung. AE Priyono sangat layak menjadi ketua umum. Namun AE akan lebih maksimal perannya jika memfokuskan diri pada kerja riset, penelitian dan pengembangan PIKATAN. Silvester Hardanny juga layak mengingat keluasan jaringan yang dimiliki. Tapi Danny akan lebih maksimal jika bekerja di salahsatu bagian kerja divisi (semisal seni budaya). Irawan Prasetyadi juga layak mengingat mobilitas dan kinerjanya sangat teruji. Berhubung Irawan masih dibutuhkan konsetrasi di Stanplat, maka Anif Punto lebih layak.

          Sosok lain, baik yang hadir maupun tidak hadir, seperti Tri Agus juga menempati apresiasi yang sama, yakni sangat layak menjadi Ketua Umum. Namun karena organisasi PIKATAN bersifat rasional maka siapapun yang menjadi ketua umum tidak menjadi persoalan. Bagi Kandidat lain yang tidak terpilih akan tetap bekerja maksimal memback up Ketua Umum, Sekretaris dan Bendahara. Setelah secara rasional dan realistis memilih Anif Punto sebagai Ketua Umum, pemilihan selanjutnya adalah memilih Sekretaris (Fahrudin Al-aswad) yang diajukan Anif Punto. Fahrudin mendapat persetujuan forum setidaknya dengan penjelasan:

  1. Keaktifan di Stanplat selama ini cukup baik.
  2. Masih muda, punya potensi sebagai bagian dari regenerasi PIKATAN mendatang
  3. Cukup menguasai bidang pekerjaan sebagai Sekretaris.

 Bendahara terpilih adalah Irawan Prasetyadi. Alasan terpilih Irawan:

  1. Mobilitas tinggi
  2. Kinerja Stanplat tidak terganggu oleh kerja bendahara PIKATAN (masa awal)
  3. Komunitas dengan pengurus lain sudah terbiasa.

 Dengan demikian, PIKATAN secara resmi telah memili pengurus inti yakni;

1.      Ketua Umum            : Anif Punto Utomo

2.      Sekretaris              : Fahrudin Al-Aswad

3.      Bendahara              : Irawan Prasetyadi

           Masa kepengurusan ini berlaku selama satu tahun, semenjak 10 Nopember 2007 sampai dengan 10 Nopember 2008. Beberapa rekomendasi pengurus akan menjalankan amanat tahap awal memiliki tugas program kerja internal dan ekseternal sebagai berikut:

 Internal:

          1.    Menyelesaikan proses legalisasi PIKATAN yang tertunda ke notaries.

          2.    Bersama calon pengurus lain membentuk Struktur Organisasi secara lengkap beserta pengurusnya.

        3.   Menyiapkan transisi PIKATAN di bawah kepemimpinan Komite ke arah kepemimpinan yang baru didirikan ke dalam bentuk organisasi yang sesuai dengan AD/ART.

          4.      Bersama calon pengurus lain, memetakan potensi lokal Temanggung baik yang berada di lokal Temanggung maupun rantau.

 Eksternal

1.       Menyelenggarakan kegiatan yang bersifat publik, seperti seminar, lokakarya atau even lain Hal ini diperlukan untuk mengenalkan PIKATAN kepada masyarakat.

2.     Membangun jejaring kegiatan dengan komunitas yang selama ini dekat dengan Stanplat/PIKATAN.

3.     Membangun jaringan dengan organisasi sipil Temanggung.

4.     Menyiapkan periintis usaha mandiri sebagai upaya pendanaan perkumpulan, seperti, penjualan kaos, kalender dan usaha lain yang skalanya lebih besar.

5.     Dan lain-lain

 

Notulen Fahrudin & Faiz

Iklan
Komentar
  1. supri berkata:

    wah kalau boleh tau boleh no kulo nderek ,dados anggota kadang temanggungan ,tapi badhe ndaftare wonten pundi njih,suwun

  2. susiwati berkata:

    Apa sajakah yg sudah dihasilkan dari organisasi ini???
    saya pengin juga nih gabung,tp belum jelas banget,dan lagi tinggal saya juga di wilayah bekasi…

  3. Guntoro berkata:

    Dear All,

    Untuk wilayah bekasi, orang temanggung banyakkah???

    Salam kenal buat semua

  4. suyono berkata:

    minta almat n tlp sekretariat nggeh????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s