Tanah Bebas Berekspresi

Posted: September 23, 2007 in Kabar Pikatan, Pikatan & Gerakan Lokal

INDOPOS, Minggu 23 September 2007 – hal. 17

 n KOMUNITAS

 Tanah Bebas Berekspresi


Meskipun perantau, para seniman asal Temanggung bertekad membentuk komunitas baru di Jakarta. Namanya Komunitas Tanah Merdeka. Komunitas yang terletak di kawasan Tanah Merdeka 1 A, Kampung Rambutan, Jakarta Timur, itu menamakan komunitasnya berdasarkan filosofi. “Tanah adalah bumi tempat mereka berpijak dan merdeka yaitu bebas berekspresi serta menyampaiakn pendapat,” kata Sekretaris Komunitas Tanah Merdeka Andy Yoes Nugroho.

Menurut Yoes, komunitas ini berdiri sejak Juli 2007. Para anggotanya terdiri atas perantau Temanggung. Sebagai komunitas seniman, mereka berusaha mengembangkan seni dan para seniman lokalnya. “Untuk tahap awal, kita membuat album kompilasi lagu-lagu dangdut, pop, campursari. Dananya dari kami sendiri, para seniman Temanggung,” ujar Yoes.

Ke depan, Yoes berharap dapat melakukan kerja sama dengan pihak lain untuk mencetak dan mengedarkan kaset tersebut. Untuk menyiapkankaset tersebut, personel komunitas ini latihan setiap hari. “Mudah-mudahan pada tanggal 27 September ini album tersebut dapat diluncurkan,” ujar Yoes. t\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont face\u003d\”Times New Roman\” size\u003d\”3\”\> \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont face\u003d\”Times New Roman\” size\u003d\”3\”\>Menurut Yoes, penggerak sekaligus motivator komunitas ini ada delapan \norang. “Selain saya, ada pula nama-nama seperti Rismedi Widodo, Khumaedi \nSoewardim dan Angga,” terang dia. Para perantau asal Temanggung sudah tidak \nterhitung jumlahnya di Jakarta. Salah satu seniman asal Temanggung \nadalah para pengiring tri vocal Dewi-Dewi.\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont face\u003d\”Times New Roman\” size\u003d\”3\”\> \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont face\u003d\”Times New Roman\” size\u003d\”3\”\>Mereka para seniman asal Temanggung yang sudah punya nama di Jakarta sebetulnya ingin \nbergabung dan membesarkan komunitas ini. Namun karena kesibukannya, mereka belum \nsempat ke sini. Pihaknya juga menghimbau dan mengajak para seniman Temanggung \nuntuk bergabung dengan Komunitas Tanah Merdeka untuk memajukan profesi seniman \ndan kesenian Temanggung.(eko)\u003c/font\>\u003c/p\>\u003c/font\>\u003c/div\>\n\u003c/p\>\n \u003c/div\> \n\n \n \u003cspan width\u003d\”1\” style\u003d\”color:white\”\>__._,_.___\u003c/span\>\n \n \u003cdiv\>\n \u003cspan\>\n \u003ca href\u003d\”http://groups.yahoo.com/group/PIKATAN/message/463;_ylc\u003dX3oDMTMzN3VkNWt2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5NzY2Nzc0BGdycHNwSWQDMTcwNTA2NDAwNQRtc2dJZAM0NjMEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxMTkwNTI3MDgyBHRwY0lkAzQ2Mw–\” target\u003d\”_blank\” onclick\u003d\”return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\”\>\n Messages in this topic \u003c/a\> (\u003cspan\>1\u003c/span\>)\n \u003c/span\>\n \u003ca href\u003d\”http://groups.yahoo.com/group/PIKATAN/post;_ylc\u003dX3oDMTJwZDVtM2xuBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5NzY2Nzc0BGdycHNwSWQDMTcwNTA2NDAwNQRtc2dJZAM0NjMEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxMTkwNTI3MDgy?act\u003dreply&messageNum\u003d463\” target\u003d\”_blank\” onclick\u003d\”return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\”\>\n \u003cspan\>\n Reply \u003c/span\> (via web post)\n \u003c/a\> | \n \u003ca href\u003d\”http://groups.yahoo.com/group/PIKATAN/post;_ylc\u003dX3oDMTJmb21kaTc1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5NzY2Nzc0BGdycHNwSWQDMTcwNTA2NDAwNQRzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzExOTA1MjcwODI-\” target\u003d\”_blank\” onclick\u003d\”return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\”\>”,1] ); //–>Selain memproduksi kaset, komunitas ini juga membuat bulletin tentang kegiatan warga Temanggung. Nama buletinnya adalah Stanplat. Stanplat ini diproduksi 3 ribu eksemplar dan dikirim ke Temanggung serta kota-kota yang ada komunitas Temanggungnya. Selain kesenian tradisional, komunitas ini juga konsen terhadap pengembangan seni kontemporer. Komunitas ini juga rutin melakukan diskusi-diskusi seni dan budaya serta workshop. Menurut Yoes, penggerak sekaligus motivator komunitas ini ada delapan orang. “Selain saya, ada pula nama-nama seperti Rismedi Widodo, Khumaedi Soewardim dan Angga,” terang dia. Para perantau asal Temanggung sudah tidak terhitung jumlahnya di Jakarta. Salah satu seniman asal Temanggung adalah para pengiring tri vocal Dewi-Dewi.

Mereka para seniman asal Temanggung yang sudah punya nama di Jakarta sebetulnya ingin bergabung dan membesarkan komunitas ini. Namun karena kesibukannya, mereka belum sempat ke sini. Pihaknya juga menghimbau dan mengajak para seniman Temanggung untuk bergabung dengan Komunitas Tanah Merdeka untuk memajukan profesi seniman dan kesenian Temanggung.(eko)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s