Apa Kata Singgih Tentang Acara TMII?

Posted: Juni 14, 2007 in agenda & kegiatan

1. Berapa kali Anda mengikuti acara gelar budaya Temanggung di

TMII?

1. Baru 1 x


2. Apakah acara tahun ini meriah?
2. Menurut saya cukup meriah, walau tahun lalu saya tidak datang. Kaget juga, ternyata warga perantauan asal temanggung banyak juga, itupun pasti baru sebagian yang datang.

3. Apakah sebelum kumpul di TMII Anda punya bayangan acara di TMII seperti apa? Lalu apakah sama pertemuan itu seperti yang Anda bayangkan? atau justru berbeda? ceritakan panjang lebar.3.Bayangan saya, karena ini acara promosi wisata Temanggung pengunjung yang datang mestinya lebih banyak dari luar, namun acara tersebut nampaknya telah bergeser pada acara kumpul2 orang temanggung di rantau. menurut saya acara kumpul2 spt itu baik juga, namun kalau maunya promosi wisata, mosok yang promosi pada warganya sendiri, lha rak percuma to. mestinya acara spt ini (kumpul2) yg menyelenggarakan Pemda/bupati (bukan dinas pariwisata) atau malah organisasi temanggung di perantauan.

4. Apa yang membuat Anda terkesan pada acara tersebut? Pentas kesenian apa yang paling membuat Anda terkesan?
 atau Anda kecewa karena sesuatu hal? ceritakan
4.Pentas kesenian menarik, artis/kelompok seninya cukup baik, juga format skenario yang mengambil lakon sejarah temanggung. sebagai orang temanggung yg tahu ttg obyek2 wisata di temanggung, rasanya koq malu ya mempromosikan obyke wisata yg sebenarnya tidak tergarap. jlumprit, tempat ini menarik namun sangat rawa longsor, karena hutan diatasnya telah gundul, fasilitas umumnya juga tidak terpelihara, petugas jaganya juga hanya penjaga ticket (tiak berfungsi semacam guide). taman kartini, silakan datang sendiri. beberapa fasilitas bermain memang baru, namun banyak yg mengabaikan faktor keamanan, juga pemeliharaan kurang profesional. pemandian pikatan, wis do ngerti dhewe, bagaimana anugrah alam yang elok tersebut digarap secara asal2an, samasekali tidak menyatu dengan alam sekitar, pengelolaan juga tidak profesional. kenapa promosi wisata tidak menyajikan film ttg lokasi2 tempat makan yg khas dan unik di temanggung (misal bakso tlogorejo, es mbak vony butuh, bakso uleg, brongkos tembarak, pecel pikatan, soto galeh dsb), bikin brosur, kasih peta, ini lebih realistis, karena wisata kuliner sekarang ini lagi jadi tren. Atau juga, kapan ada event2 yg pasti tentang gelar kesenian (reguler) sehingga wisatawan yg berkunjung bisa membuat rencana perjalanan dst. dst lah…

6. Tahun lalu acara tersebut digelar pemda bekerjasama dengan IKT, sekarang IKT sama sekali tidak terlibat. Menariknya, IKT malah jadi bahan pembicaraan dari pagi sampai sore. Anda punya komentar terhadap masalah ini?…….
( Keterangan: Yang nggosip IKT bukan cuma pedagang kaos munyuk lho……Bupati dan Ketua DPRD pun ikut nggosip….. )

hehe…


5.hehe… barangkali menurut mereka percuma datang, karena forum tersebut sudah tidak bisa dipolitisir. saya sempat ketemu amik,  dia masih ngobrolin ttg rencana baksos di kaloran. rencana mau bikin sumur bor untuk air bersih…, niatnya bagus, tapi proyek air bersih dg sumber sumur bor di desa kandangan (sudah ada) itu tidak jalan, karena air tidak mencukupi, sehingga warga nggak mau membayar iuran untuk listrik dan pemeliharaan. airnya juga bau. sekarang fasilitas tersebut mangkrak krak krak. amik kuwi koyone nggak kenal dg gayaku, mau coba-coba mengajak ikut terlibat, yo wis langsung tak jawab tegas we…

salam,

singgih

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s