Draft Anggaran Rumah Tangga PIKATAN

Posted: Mei 18, 2007 in AD/ART Pikatan

Rekan-rekan, Berikut ini adalah Drart ART PIKATAN yang disusun tim Ad hoc PIKATAN. Saran, Kritik dan Masukan kita harapkan.

==============
ANGGARAN RUMAH TANGGA

Bab I

TEMPAT KEDUDUKAN DAN DOMISILI ORGANISASI

Pasal 1

(1) PIKATAN memilih domisili organisasi di Ibukota Kabupaten Temanggung. Pilihan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa sebagai organisasi masyarakat sipil yang didedikasikan untuk kemajuan masyarakat Temanggung, organisasi ini adalah organisasi lokal, dengan ruang lingkup dan basis sosial utama di tingkat lokal.

(2) Meskipun demikian, pilihan domisili ini tidak mencegah keterlibatan warga penduduk non-Temanggung untuk berperan serta dalam kegiatan organisasi PIKATAN, sesuai dengan semangat yang termaktub pada paragraf pertama Mukaddimah Anggaran Dasar PIKATAN.

(3) Walaupun tempat kedudukan organisasi ini berada di Temanggung, namun organisasi ini akan dan dapat memiliki organ-organnya di luar wilayah Temangggung, dengan status sebagai cabang organisasi, atau cabang kegiatan, atau dalam fungsinya sebagai pelaksana program PIKATAN.

Bab II

SIFAT KETERBUKAAN ORGANISASI
Pasal 2

(1) Sebagaimana disebutkan dalam pasal 3 ayat 2 Anggaran Dasar, sifat perkumpulan ini adalah terbuka bagi semua pihak.

(2) Dengan sifat terbuka, perkumpulan ini bukan hanya akan membuka diri terhadap partisipasi semua pihak dan komponen masyarakat Temanggung untuk terlibat dalam keanggotaan dan kepengurusan, tetapi juga mengundang, mengajak, dan mendorong seluruh warga masyarakat Temanggung, baik yang ada di Temanggung maupun yang tinggal di luar wilayah Temanggung, untuk berpartisipasi dalam kegiatan dan program PIKATAN.

(3) Perkumpulan ini juga membuka diri untuk inisiatif dan pelaksanaan kerjasama dengan berbagai pihak, baik dengan organisasi-organisasi sejenis dari sektor masyarakat sipil, maupun dari pihak-pihak lain dari sektor negara maupun sektor bisnis.

BAB III

KEANGGOTAAN
Pasal 3

Tata-Cara

PIKATAN membuka kesempatan bagi setiap warga masyarakat Temanggung yang secara hukum telah dinyatakan mempunyai hak pilih/dipilih untuk menjadi anggota biasa;

(1) Administrasi anggota biasa dilakukan melalui/oleh Komite Cabang sesuai dengan domislinya;

(2) Dalam hal calon anggota biasa memiliki lebih dari satu tempat-tinggal, maka domisili ditetapkan di mana yang bersangkutan lebih banyak melakukan kegiatan sehari-hari;

(3) Administrasi anggota kehormatan dilakukan oleh Komite Organisasi;

(4) Tata-cara pengangkatan anggota kehormatan dirumuskan dan ditetapkan oleh Rapat Anggota Perkumpulan;

Pasal 4

Syarat-Syarat

(1) Calon anggota biasa harus mendaftarkan diri kepada Komite Cabang yang ada di wilayah dia berdomisili. Dalam hal Komite Cabang yang dimaksud belum ada atau belum didirikan di wilayahnya, dia bisa mendaftarkan diri di Komite Cabang yang berada paling dekat dari tempat tinggalnya.

(2) Dalam hal belum ada satupun Komite Cabang yang terbentuk untuk menampung calon anggota biasa, Komite Organisasi bisa mengambil inisiatif untuk menempuh cara sedemikian rupa dalam pengurusan administrasi keanggotaan, atau mendelegasikan urusan tersebut atau urusan-urusan lain yang berkaitan dengannya pada badan-badan yang dibentuk di bawah Perkumpulan PIKATAN.

Pasal 5

Pemberhentian Anggota

(1) Keanggotaan dinyatakan berakhir jika yang bersangkutan:

(a) mengajukan permohonan pengunduran diri;

(b) diberhentikan oleh Rapat Pleno Komite Cabang di wilayah yang bersangkutan;

(c) melanggar AD/ART;

(d) meninggal dunia

(2) Dalam hal karena pelanggaran AD/ART, pemberhentian oleh Rapat Pleno Komite Cabang hanya dilakukan bila yang bersangkutan telah diberi Surat Peringatan sebanyak tiga (3) kali berturut-turut;

(a) anggota yang mendapat Surat Peringatan dapat meminta kesempatan untuk pembelaan diri di depan Rapat Pleno Komite Cabang dalam waktu dua (2) minggu sejak Surat Peringatan diterima;

(b) pemberhentian berlaku efektif sejak yang bersangkutan menerima Surat Pemberhentian dari pimpinan Komite Cabang.

Pasal 6
Hak-hak

(1) Anggota Biasa berhak untuk berpartisipasi dalam rapat-rapat PIKATAN sesuai dengan jenjang organisasi dan sifat dari rapat seperti yang diatur dalam AD/ART;

(2) Anggota Biasa dan Anggota Kehormatan berhak untuk meminta dan menerima bahan informasi tentang PIKATAN dan pelayanan lainnya.

(3) Anggota Biasa memiliki hak suara, hak memilih, dan hak untuk dipilih dalam setiap proses rapat sesuai dengan jenjang dan sifatnya

Pasal 7

Kewajiban

(1) Anggota Biasa, Anggota Kehormatan, maupun para Pengurus harus menjunjung tinggi Perkumpulan PIKATAN

(2) Anggota Biasa, Anggota Kehormatan, maupun para Pengurus berkewajiban menaati Anggaran Dasar dan Anggran Rumah Tangga (AD/ART) PIKATAN

BAB IV

ORGANISASI
Pasal 8

Hirarki

(1) Rapat Anggota Perkumpulan yang dihadiri oleh semua anggota PIKATAN, atau sebagaimana direpresentasikan oleh delegasi dari setiap Komite Cabang, Pengurus Komite Organisasi, pengurus atau perwakilan pengurus setiap Komite Progam, serta anggota Dewan Pemangku, adalah lembaga tertinggi dalam Perkumpulan PIKATAN

(2) Komite Organisasi adalah organ kelembagaan tertinggi yang mendapat mandat dari Rapat Anggota Perkumpulan untuk menjalankan organisasi

(3) Dewan Pemangku mendapat mandat Rapat Anggota Perkumpulan untuk menjalankan fungsi advis, pengawasan kebijakan, dan arbitrase

(4) Komite Cabang menjalankan organisasi di setiap wilayah perwakilan organisasi dengan basis keanggotaan individual di wilayah yang bersangkutan

(5) Komite Program dibentuk khusus oleh Komite Organisasi untuk menjalankan program-program khusus atau kegiatan-kegiatan khusus tertentu yang dimandatkan oleh Rapat Perkumpulan Anggota

Pasal 11

Tanggung-Jawab

(1) Pengurus Komite Organisasi dipilih, diangkat dan diberhentikan oleh, dan bertanggung-jawab kepada, Rapat Anggota Perkumpulan;

(2) Anggota Dewan Pemangku dipilih, diangkat dan diberhentikan oleh dan bertanggung-jawab kepada Rapat Anggota Perkumpulan;

(3) Pengurus Komite Cabang dipilih, diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Anggota Cabang; disahkan oleh, dan bertanggungjawab kepada, Rapat Anggota Perkumpulan;

(4) Pengurus Komite Program diangkat dan diberhentikan oleh serta bertanggung-jawab kepada Komite Komite Organisasi

Pasal 12

Hak, Wewenang, Tugas, dan Kewajiban Komite Organisasi

Komite Organisasi memiliki hak dan wewenang, serta menjalankan tugas dan kewajiban untuk dan dalam hal:

(1) Menjabarkan Garis Besar Kebijakan Organisasi, termasuk menetapkan kebijakan-kebijakan, program dan kegiatan strategis Perkumpulan PIKATAN;

(2) Menetapkan sistem dan prosedur di dalam manajemen organisasi, kegiatan, dan pelayanan;

(3) Menerima, membahas dan mensahkan usulan program dan kegiatan beserta anggarannya dari setiap Komite Cabang dan/atau Komite Program;

(4) Meminta laporan pertanggung-jawaban program dan kegiatan berserta anggaranya secara berkala dan/atau tahunan dari setiap Komite Program;

(5) Usulan proyek, program dan kegiatan beserta anggrannya dari setiap unit di bawah kendali Komite Organisasi hanya akan disahkan bila laporan pertanggung-jawaban sebelumnya telah diterima tanpa revisi;

(6) Menunjuk Auditor eksternal;

(7) Melaporkan dan mempertanggung-jawabkan seluruh penjabaran kebijakan, proyek, program, kegiatan, maupun keuangan kepada Rapat Anggota Perkumpulan;

(8) Merekomendasikan dan mempertanggung-jawabkan kepada Musyawarah Nasional mengenai pembukaan dan/atau penutupan Komite Cabang atau Komite Program di suatu daerah tertentu;

(9) Mengusulkan perubahan AD/ART;

(10) Menyiapkan Rapat Anggota Perkumpulan;

(11) Menjajaki, memilih dan menetapkan mitra kerja;

(12) Mengurus dan membuat keputusan atas semua harta kekayaan/aset PIKATAN.

Pasal 13

Hak, Wewenang, Tugas, dan Kewajiban Dewan Pemangku

Komite Organisasi memiliki hak dan wewenang, serta menjalankan tugas dan kewajiban untuk dan dalam hal:

(1) Melakukan pengawasan atas jalannya organisasi menurut ketentuan AD/ART PIKATAN.

(2) Memberikan saran dan nasehat baik kepada Komite Organisasi, Komite Cabang, maupun Komite Program, menyangkut jalannya organisasi, kegiatan, maupun program.

(3) Mempersiapkan, menyediakan, dan mengemukakan pandangan-kedua (second opinion) mengenai masalah-masalah tertentu yang dihadapi organisasi, dan memberikan pikiran-pikiran untuk penyelesaian masalah, atau solusi mengenai persoalan-persoalan yang sedang diperbincangkan.

(4) Menyelesaikan sengketa-sengketa, atau menjadi mediator atas pihak-pihak dalam sengketa, menyangkut masalah-masalah organisasi

Pasal 14

Hak, Wewenang, Tugas, dan Kewajiban Komite Cabang

Komite Cabang memiliki hak dan wewenang, serta menjalankan tugas dan kewajiban untuk dan dalam hal:

(1) Menjalankan organisasi PIKATAN pada tingkat Cabang

(2) Mencari, mengembangkan, dan mendayagunakan, anggota-anggota PIKATAN di tingkat cabang, serta bersama mereka membangun kegiatan yang relevan dengan situasi sosial wilayah cabang, baik cabang pada tingkat desa dan/atau kecamatan di wilayah Kabupaten Temanggung; atau cabang pada tingkat kota/kabupaten atau provinsi di luar wilayah Kabupetan Temanggung.

Pasal 13

Hak, Wewenang, Tugas, dan Kewajiban Komite Program

Komite Organisasi memiliki hak dan wewenang, serta menjalankan tugas dan kewajiban untuk dan dalam hal:

(1) Menjalankan program-program khusus seperti yang dimandatkan Rapat Anggota Perkumpulan

(2) Membangun dan mengkonsolidasikan sumberdaya dan potensi warga masyarakat Temanggung di manapun berada untuk digunakan sebagai sumber kontribusi nyata bagi kegiatan-kegiatan PIKATAN dalam berbagai bidang.

BAB V
Rapat-Rapat
Pasal 14

(1) Rapat Anggota Perkumpulan diselenggarakan setiap dua (2) tahun sekali di Temanggung

(2) Seperti disebutkan pada Pasal 8 (1) ART ini, Rapat Anggota Perkumpulan yang dihadiri oleh semua anggota PIKATAN, atau sebagaimana direpresentasikan oleh delegasi dari setiap Komite Cabang, Pengurus Komite Organisasi, pengurus atau perwakilan pengurus setiap Komite Progam, serta anggota Dewan Pemangku.

(3) Rapat rutin Komite Organisasi dilakukan paling-kurang sekali (1) dalam sebulan;

(4) Dewan Pemangku dapat diundang hadir dalam rapat-rapat Komite Organisasi

(5) Rapat Pengurus Komite Cabang dilakukan paling-kurang sekali (1) dalam sebulan;

(6) Rapat Pengurus Komite Program dilakukan paling-kurang sekali (1) dalam sebulan;

Pasal 15

(1) Setiap peserta rapat-rapat mempunyai hak bicara dan hak suara yang sama;

(2) Agenda Rapat Anggota Perkumpulan disiapkan oleh Komite Organisasi, begitu juga agenda rapat-rapat Komita Cabang atau Komita Program disiapkan oleh masing-masing pengurusnya

(3) Agenda rapat-rapat, bahan rapat, serta risalah rapat setiap unit PIKATAN di berbagai jenjang disiapkan dan dibuat oleh sekretariat unit yang bersangkutan.

BAB VIII

Aturan Peralihan

Pasal 16

(1) Semua wewenang dari lembaga-lembaga yang belum terbentuk tetapi diatur dalam AD/ART PIKATAN selama masa perintisan dalam tiga (3) tahun ke depan akan diemban oleh Komite Organisasi

(2) Secara bertahap wewenang dimaksud di ayat 1 pasal 16 akan dilimpahkan kepada unitnya masing-masing;

(3) Dalam waktu tiga (3) tahun seluruh proses perintisan ini harus telah selesai.

Ditetapkan di

Pada (tanggal/hari/bulan/tahun)

Ketua Sekretaris

Iklan
Komentar
  1. edi wahyu sm berkata:

    Mas AE dkk di PIKATAN

    Saya ada beberapa komentar pendek ttg ART itu.

    1. Urutan BAB dan Pasal mulai BAB IV (Organisasi) sampai BAB VIII, ada yang terloncat. Di situ tidak ada BAB VI dan VII. Demikian pula, tidak ada Pasal 9 dan 10, namun pasal 13 dan 14 tertulis dua kali.

    2. Pada BAB IV, Ps. 8, ayat (3) tertulis: Dewan Pemangku mendapat mandat Rapat Anggota Perkumpulan untuk menjalankan fungsi advis, pengawasan kebijakan, dan arbitrase. Saya pribadi kok kurang sreg dengan kata “advis”. Saya kira, untuk itu bisa kita pakai “nasehat”. Jadi, barangkali bunyinya menjadi “…..untuk memberikan nasehat, menjalankan fungsi pengawasan kebijakan, ….dst”

    3. Saya bayangkan, suatu saat nanti, PIKATAN ini akan berkembang dan menjadi besar. Perlukah dalam ART dicantumkan bagaimana tatacara untuk pembentukan KOmite Cabang yang baru?

    4. Apa “satuan” dari cabang itu, apakah desa atau kecamatan di wilayah Temanggung, dan Kabupaten/kota di luar Tmg? Apakah dengan demikian nanti akan perlu Komite Wilayah/Daerah untuk setingkat Propinsi? Saya sendiri punya usul, “satuan” dari cabang itu adalah jumlah anggota. Jadi, dalam praktiknya, jika misalnya di wilayah Bekasi berdomisili banyak (calon) anggota PIKATAN, maka bisa saja nanti ada Komite Cabang Pondok Gede, Komite Cabang Jati Waringin, dsb.

    Itu saja komentar saya.
    Makasih atas perhatiannya.

    sukses selalu!
    viel Erfolg!

    edi

  2. AE Priyono berkata:

    Mas Edi Wahyu SM,
    Terima kasih untuk komentar Anda.
    1. Pasti itu salah ketik. Secara teknis bisa langsung dikoreksi. Maklum drfat itu ditulis dengan butu-buru
    2. Ok! Saya setuju “advis” diganti “nasihat”
    3. Kalau tidak salah dalam sebuah pasal, sudah kami rumuskan ketentuan tentang pembentukan Komite Cabang. Prinsipnya, adalah adanya inisiatif anggota.
    4. Ya, persis seperti itulah yang juga menjadi gagasan kami. Komite cabang secara umum merupakan perkumpulan PIKATAN di berbagai tingkat geografis. Di Temanggung sendiri, bisa di tingkat desa dan kecamatan. Namanya misalnya, PIKATAN Komite Cabang Jumprit, Ngadirejo, dst. Sementara itu, di luar Temanggung, bisa dibentuk PIKATAN komite-komite cabang baik di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Nanti koordinasi di tingkat provinsi masing-masinglah yang akan mengatur pembagian wewenang dan tugasnya masing-masing.

    AE

  3. pikatan berkata:

    Tentang aturan rangkap jabatan dengan organisasi lain kok belum saya lihat?
    Apakah misal seorang pengurus PIKATAN, terutama pengurus hariannya bisa merangkap jabatan di NU, Muhamadiyah, KNPI, termasuk partai politik?

    Khusus untuk rangkap jabatan di partai politik saya usulkan agar Pengurus Harian tidak boleh doble sebagai ketua umum partai politik, baik ditingkat pusat, wilayah, cabang, maupun ranting.

    Faiz

  4. edi wahyu sm berkata:

    Mas AE Priyono,
    makasih atas tanggapannya.

    Saya kok merasa tidak menemukan ketentuan ttg pembentukan Komite Cabang itu. Ada di pasal berapa ya?

    Oleh karena itu, saya malah punya usul, bagaimana kalau ketentuan tentang “Pembentukan Alat Kelengkapan Organisasi” diatur dalam suatu pasal tersendiri.
    Yang saya maksud dengan alat kelengkapan organisasi adalah Komite Organisasi, Dewan Pemangku, Komite Cabang, dan Komite Program.

    Dalam bayangan saya, pasal itu akan berisi sbb.:
    (1). Pada awal berdirinya organisasi, seluruh alat Kelengkapan organisasi ditetapkan dalam Rapat Anggota Perkumpulan.
    (2). Dalam hal adanya perkembangan organisasi, maka komite cabang dapat didirikan atas inisiatif (sekian…) anggota yang mempunyai kesamaan (atau kedekatan???) tempat domisili.
    (3). Komite Cabang yang baru terbentuk wajib dikukuhkan dengan surat keputusan Komite Organisasi (atau malah dikukuhkan dalam Rapat Anggota Perkumpulan??).
    (4). Komite Program dibentuk melalui Surat Keputusan Komite Organisasi (KO) dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

    Dalam bayangan saya, sifat komite Program (KP) itu bisa on-off, jika program (dianggap) selesai, maka komite ini bisa dibubarkan. Sementara, Komite Cabang (KC), mestinya, sekali terbentuk akan selalu ada, atau jikapun anggotanya berkurang, karena pindah tempat atau sebab lain, maka mestinya dalam rentang waktu yang lebih lama dibanding (masa hidup) komite program.

    Di sisi lain, jika organisasi ini sudah (cukup) berkembang, akan sangat mungkin muncul usulan program diantara rentang waktu rapat anggota perkumpulan (yang dua tahunan) itu. Jadi, beda antara KP dan KC, dalam pemikiran saya sbb: KP cukup dengan surat keputusan KO, sementara KC di saat awal terbentuk diresmikan dengan SK dari KO, namun kemudian harus dikukuhkan dalam rapat anggota perkumpulan berikutnya.

    OK, gitu aja. Moga-moga nggak nambahin mumet doang he..he…

    salam
    edi

  5. AE Priyono berkata:

    Terima kasih Mas Edi,
    Usulan-usulan Anda sungguh sangat bermanfaat untuk bahan pembahasan lebih lanjut. Bolehkah saya tidak berkomentar sekarang, tetapi menyimpannya untuk didiskusikan dalam pertemuan tim Ad Hoc, 23 Mei nanti?

    AE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s