Draft Anggaran Dasar PIKATAN

Posted: Mei 18, 2007 in AD/ART Pikatan

Materi di bawah ini adalah rancangan Anggaran Dasar PIKATAN. Sampai sekarang naskah ini masih berupa draft. Untuk Anggaran Dasar Rumah Tangga masih digodok oleh Sdr AE Priyono, Anif Punto dan Tri Agus SS. Kritik, saran dan masukan sangat kami harapkan.

Draft
Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga
PIKATAN
(Perkumpulan Independen Komunitas Temanggungan)

MUKADDIMAH

Bahwa sesungguhnya warga masyarakat Temanggung adalah bagian dari warga negara Indonesia, baik yang tinggal di wilayah Temanggung, maupun yang berada di luar Temanggung tetapi yang masih mempunyai kaitan kuat karena pertalian kekerabatan, latar belakang kesejarahan, ikatan-ikatan paguyuban, mandat dan/atau perwalian politik, hubungan kerjasama sosial-budaya dan ekonomi, atau alasan-alasan pengikat lainnya yang menyebabkan mereka memiliki “rasa-ikatan” ketemanggungan.

Ikatan ketemanggungan merupakan suatu bentuk solidaritas dan persaudaraan kolektif dari setiap anggota masyarakat Temanggung, yang didasarkan pada prinsip-prinsip kemajemukan, kesetaraan, keadilan, kebajikan, dan keadaban. Solidaritas yang didasarkan pada prinsip-prinsip itu, untuk sebagian telah menjadi kenyataan hidup keseharian dalam kerangka sosial-budaya masyarakat Temanggung.

Namun demikian, karena sebab-sebab tertentu – sebagian karena proses pengekangan dan pembekuan terhadap masyarakat sipil Temanggung selama tiga dasawarsa oleh rezim Orde Baru – prinsip-prinsip tersebut tidak semuanya menjadi aktual, bahkan dalam beberapa hal mengalami kemerosotan dan penyelewengan. Fenomena kerusakan sosial, keterbelakangan ekonomi, kekerasan politik, dan kemandekan budaya di Temanggung harus dilihat sebagai bagian dari penyelewengan atas prinsip-prinsip itu, sehingga oleh karenanya harus ada upaya di kalangan masyarakat Temanggung untuk menegakkannya kembali. Bagaimanapun, hingga saat ini, prinsip-prinisp itu masih tetap relevan untuk menjadi rujukan normatif dan landasan kehidupan kolektif masyarakat Temanggung.

Warga masyarakat Temanggung memiliki kedaulatan untuk membangun tatanan kehidupan sosial, budaya, ekonomi, dan politik Temanggung sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut, atau setidaknya memiliki hak untuk memajukan Temanggung sesuai dengan kerangka nilai bersama masyarakat sipil yang beradab.

Bahwa dalam rangka mewujudkan kehidupan masyarakat Temanggung yang aman, tentram, sejahtera, adil, maju, dan beradab; juga atas dasar pengamatan, keyakinan, kepedulian dan komitmen yang sungguh-sungguh untuk menegakkan prinsip-prinsip kemajemukan, kesetaraan, keadilan, kebajikan, dan keadaban, dengan ini, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, kami, warga masyarakat Temanggung di bawah ini:

1.

2.

3.

4.

5.

6. (tidak dibatasi hanya pada nomer ini – bisa lebih)

pada hari ke … pada bulan …. tahun 2007 di Temanggung, di depan Notaris Publik: …………………………………… sepakat untuk mendirikan suatu perkumpulan dengan nama PERKUMPULAN INDEPENDEN KOMUNITAS TEMANGGUNGAN (disingkat PIKATAN) berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagai berikut.

ANGGARAN DASAR

Bab I

NAMA, KEDUDUKAN, DAN WAKTU

Pasal 1

  1. Perkumpulan ini bernama Perkumpulan Independen Komunitas Temanggungan disingkat PIKATAN.
  2. PIKATAN berkedudukan di Ibukota Kabupaten Temanggung, dan dimungkinkan membuka cabang perwakilan di tempat-tempat lain di seluruh wilayah Indonesia yang dianggap penting, dalam rangka menyediakan forum komunikasi, kegiatan, atau program organisasi bagi masyarakat Temanggung.
  3. PIKATAN didirikan di Temanggung pada tanggal …, bulan….. tahun 2007 untuk jangka waktu yang tidak terbatas

Bab II

ASAS

Pasal 2

PIKATAN berasaskan Kemajemukan, Kesetaraan, Keadilan, Kebajikan, Keadaban

Bab III

BENTUK, SIFAT, DAN PERAN

Pasal 3

  1. PIKATAN berbentuk organisasi sosial yang didirikan oleh masyarakat sipil Temanggung, dengan badan hukum perkumpulan.
  2. PIKATAN bersifat terbuka dan memperlakukan setara setiap pihak dari berbagai ras, suku, agama, warna kulit, aliran politik, gender, latar belakang sosial ekonomi dari seluruh warga masyarakat Temanggung untuk menjadi anggota, pengurus, mitra kerja maupun untuk mengambil peran dalam organisasi ini dalam rangka memajukan tujuan pembentukan PIKATAN.
  3. PIKATAN berperan menyediakan forum untuk pertukaran gagasan mengenai masalah-masalah masyarakat dan rakyat Temanggung, menjadi mitra dari berbagai pihak dan kelompok yang berusaha memajukan tatanan kehidupan sosial, budaya, ekonomi, dan politik di Temanggung, menjalankan kontrol kehidupan publik di Temanggung, serta secara aktif dan independen mempromosikan agenda-agenda pembangunan lingkungan kehidupan masyarakat Temangung yang maju dan beradab.

Bab IV

TUJUAN

Pasal 4

  1. PIKATAN bertujuan mewujudkan munculnya inisiatif warga masyarakat Temanggung, baik yang tinggal di wilayah Temanggung maupun di luar Temanggung, untuk berperan serta dalam memajukan kehidupan sosial, ekonomi, politik dan kebudayaan Temanggung, berdasarkan prinsip Kemajemukan, Kesetaraan, Keadilan, Kebajikan, dan Keadaban.
  2. PIKATAN bertujuan mendorong munculnya kegiatan-kegiatan nyata di kalangan masyarakat Temanggung untuk mewujudkan terselenggaranya kehidupan kemasyarakatan yang aman, berkeadilan, damai, dan sejahtera; yang didukung oleh kebijakan pemerintahan yang bersih, bertanggungjawab, dan pro-publik.
  3. PIKATAN bertujuan pula menjadi wadah yang independen bagi aspirasi sosial, ekonomi, kebudayan, dan politik sebagian atau seluruh masyarakat Temanggung, yang sejalan dengan asas dan prinsip-prinsip PIKATAN, yang karena satu dan lain sebab, dinilai tidak bisa ditampung dan disalurkan melalui lembaga-lembaga representasi yang ada, untuk dikembangkan menjadi aspirasi yang sah untuk diperjuangkan bersama.
  • BAB V
  • KEGIATAN
    Pasal 5

    Dalam rangka mencapai tujuan seperti tertera di atas, PIKATAN akan melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  • melakukan pengkajian kemasyarakatan
  • menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan
  • membangun jejaring kemitraan
  • membangun jejaring informasi
  • melakukan pendampingan
  • melakukan konsultasi dan mediasi
  • menyelenggarakan forum untuk seminar, diskusi dan lokakarya
  • menerbitkan berbagai bentuk publikasi
  • memperomosikan Temanggung
  • BAB VI

    KEANGGOTAAN
    Pasal 6

  • Anggota PIKATAN adalah warga masyarakat Temanggung yang secara hukum telah dinyatakan mempunyai hak pilih/dipilih, menyetujui AD/ART serta kebijakan dan peraturan lainnya dari PIKATAN
  • Anggota PIKATAN terdiri dari: anggota biasa, yaitu orang yang telah memenuhi syarat dan diterima sebagai anggota; dan anggota kehormatan (eminent persons), yaitu orang yang dapat membantu atau telah berjasa kepada PIKATAN.
  • Pasal 7

    Hak dan kewajiban anggota:

  • Setiap anggota berkewajiban untuk tunduk pada ketentuan AD/ART;
  • Setiap anggota berkewajiban untuk menjaga citra PIKATAN;
  • Setiap anggota berhak untuk menghadiri rapat/pertemuan dan/atau kegiatan PIKATAN
  • Setiap anggota biasa punya hak bicara dan suara dalam forum-forum PIKATAN
  • Setiap anggota biasa punya hak memilih dan dipilih pada berbagai lingkup organisasi PIKATAN
  • BAB VII

    ORGANISASI
    Pasal 8

  • Perkumpulan berbentuk federasi koordinatif; yakni suatu perkumpulan
    • yang mengkoordinasi badan-badan organisasi di bawahnya
  • Strukur organisasi terdiri dari dua tingkat, yaitu: tingkat pusat dan cabang/perwakilan
  • Kepengurusan:
      1. Kepengurusan di tingkat pusat terdiri dari dua badan, yakni Komite Organisasi dan Dewan Pemangku,
      2. Kepengurusan di tingkat cabang/perwakilan terdiri dari organ yang disebut Komite Program saja dan/atau dengan Komite Cabang

    Fungsi Dan Wewenang Pengurus Organisasi
    Pasal 9

  • Komite Organisasi secara umum menjalankan garis besar kebijakan organisasi; mengawasi pelaksanaan program organisasi; menyelenggarakan Rapat Anggota Perkumpulan setidak-tidaknya satu kali setiap tahun; dan mengesahkan Kebijakan dan Program Organisasi. Badan ini memiliki wewenang untuk mengambil kata putus sementara menyangkut masalah-masalah organisasi sebelum diambil keputusan finalnya dan disahkan dalam Rapat Anggota Perkumpulan.
  • Dewan Pemangku secara umum bertindak mengawasi organisasi; memberi saran-saran dan nasihat menyangkut jalannya organisasi; serta mediasi jika terjadi sengketa menyangkut pelaksanaan organisasi.
  • Komite Program secara umum berkewajiban menjalankan program yang dimandatkan oleh Rapat Anggota Perkumpulan. Badan ini bertanggungjawab kepada Rapat Anggota Perkumpulan.
  • Komite Cabang merupakan organ yang dibentuk atas inisitaif warga masyarakat Temanggung yang berada di luar Temanggung untuk menjadi tempat silaturahmi di antara sesama mereka, yang secara formal mendapat pengesahan dari Komite Organisasi.
  • Pelaksana Organisasi
    Pasal 10

  • Komite Organisasi dibentuk oleh dan melalui Rapat Anggota Perkumpulan
  • Komite Organisasi terdiri dari seorang Sekretaris Jenderal yang membawahkan badan-badan-badan khusus yang fungsi dan kewenangannya dirumuskan oleh Rapat Anggota Perkumpulan.
  • Dewan Pemangku dibentuk oleh dan melalui Rapat Anggota Perkumpulan
  • Dewan Pemangku terdiri dari seorang Ketua, seorang Sekretaris, dan beberapa anggota
  • Baik Komite Organisasi maupun Dewan Pemangku dipilih oleh dan dari anggota PIKATAN; ditetapkan, diangkat, dan diberhentikan oleh, serta bertanggungjawab kepada, Rapat Anggota Perkumpulan.
  • Komite Organisasi membentuk komite-komite program sebagaimana diusulkan dan disahkan oleh Rapat Anggota Perkumpulan.
  • Setiap Komite Program yang dibentuk oleh Komite Organisasi terdiri dari setidaknya seorang Direktur Program, serta paling kurang dua orang Koordinator Program.
  • Komite Program melaksanakan kegiatannya sesuai dengan lingkup yang ditetapkan melalui mandat tertulis Komite Organisasi.
  • Komite Cabang menjalankan kegiatannya sesuai dengan inisitiatif warga di lokasi tertentu di luar Temanggung dan bertanggungjawab kepada Komite Organisasi.
  • Rapat-Rapat Organisasi
    Pasal 11
    Jenis-jenis rapat organisasi dalam lingkungan PIKATAN terdiri dari:

  • Tingkat Pusat
      1. Rapat Anggota Perkumpulan
      2. Rapat Komite Organisasi
      3. Rapat Dewan Pemangku

    2. Tingkat Cabang/Perwakilan

    a. Rapat Anggota Cabang

    b. Rapat Komite Program

    Pasal 12
    Qourum dan Pengambilan Keputusan
    1. Qourum:

      1. Qourum dalam rapat-rapat di semua jenjang dan jajaran organisasi PIKATAN adalah setengah tambah satu dari jumlah sah yang seharusnya hadir
      1. Qourum dalam rapat-rapat yang membahas masalah-masalah luar-biasa/darurat serta pembubaran organisasi adalah duapertiga dari jumlah sah yang seharusnya hadir
      1. Dalam hal tidak tercapai qourum, rapat-rapat ditunda paling lama 60 menit.

    2. Pengambilan Keputusan

  • Pengambilan keputusan untuk masalah-masalah biasa dinyatakan sah dan mengikat dengan setengah tambah satu dari anggota sah yang hadir;
  • Pengambilan keputusan untuk perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumahtangga dan masalah-masalah luar-biasa dinyatakan sah dengan persetujuan duapertiga dari anggota sah yang hadir;
  • Pengambilan keputusan untuk pembubaran PIKATAN dinyatakan sah dengan persetujuan duapertiga dari anggota yang hadir.
  • BAB VIII

    Keuangan
    Pasal 12
    1. Pendapatan PIKATAN diperoleh dari:

    a. Hibah

    b. Wakaf

    c. Sumbangan lain yang tidak mengikat dan/atau bertentangan dengan AD/ART

    d. Usaha sendiri

  • Anggaran Pendapatan dan Belanja PIKATAN di semua jenjang dan jajaran organisasi ditetapkan untuk masa satu tahun;
  • Tahun Buku PIKATAN berlaku dari 01 Januari sampai dengan 31 Desember
  • Anggaran Pendapatan dan Belanja PIKATAN diperiksa oleh akuntan publik secara berkala dengan atau tanpa permintaan Komite Organisasi
  • BAB IX

    Perubahan Anggaran Dasar

    Pasal 13

  • Perubahan Anggaran Dasar hanya dapat dilakukan dalam Rapat Anggota Perkumpulan;
  • Rapat Anggota Perkumpulan sebagaimana dimaksud ayat 1 harus dihadiri lebih dari duapertiga jumlah anggota sah yang seharusnya hadir
  • BAB X

    Pembubaran
    Pasal 14

  • Pembubaran PIKATAN hanya dapat dilakukan oleh Rapat Anggota Perkumpulan yang khusus diselenggarakan untuk itu;
  • Rapat Anggota Perkumpulan tersebut harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua pertiga dari jumlah anggota sah yang seharusnya hadir;
  • Keputusan pembubaran PIKATAN sah apabila disetujui oleh dua pertiga peserta yang hadir
  • Keputusan pembubaran PIKATAN diberitahukan kepada pemerintah, lembaga mitra serta instansi terkait selambat-lambatnya dua bulan setelah pembubaran.
  • Pasal 15

  • Segera setelah pembubaran, PIKATAN harus menyelesaikan utang-piutang;
  • Dana dan kekayaan PIKATAN yang masih ada diserahkan kepada organisasi/lembaga yang maksud dan tujuan serta kegiatannya sejalan dengan PIKATAN.
  • BAB XIII

    Lain Lain

    Pasal 16

    Peraturan-peraturan lain yang belum ditetapkan dalam Anggaran Dasar ini akan diatur lebih lanjut secara rinci dalam Anggaran Rumah Tangga.
    Pasal 17

    Anggaran Dasar ini berlaku sejak ditetapkan di … tanggal …

    Ketua, Sekretaris,

    ………………………. ……………………

    Iklan
    Komentar
    1. pikatan berkata:

      AE PRIYONO:
      Poro sederek sedanten,
      Sampai sekarang rasanya saya belum menerima tanggapan yang bersifat rinci pasal per pasal mengenai draft Anggaran Dasar PIKATAN. Mungkin ini menandakan persetujuan diam-diam. Alhamdulillah jika begitu. Tetapi sesungguhnya beberapa pasal masih debatable, khususnya berkenaan dengan beberapa skenario organisasional: tentang kedudukan organisasi pusat di Temanggung (pasal 1); tentang struktur organisasi yang terdiri dari Komite Organisasi, dan Dewan Pemangku (di tingkat pusat); dan badan-badan khusus di tingkat cabang/perwakilan (pasal 8-10).
      Dalam draft sebelumnya saya hanya memikirkan bahwa cabang-cabang menjalankan program. Tetapi belakangan saya berpikir, perlu ada satu badan lagi yang sifat kegiatannya adalah non-program, dan itu penting dilembagakan.
      Bersama ini adalah koreksian (tambahan dengan raster kuning) terhadap pasal-pasal 8, 9, dan 10 itu, untuk mengakomodasi kegiatan-kegiatan non-progran itu di tingkat cabang/perwakilan. Namanya Komite Cabang. Silakan memeriksanya lagi, memberi komentar, dan mari kita diskusi tentang itu.
      Saya memikirkan PIKATAN ini akan jadi besar, sehingga skenario organisasional harus disiapkan sungguh-sungguh. Yang belum tuntas dipikirkan misalnya adalah apakah Komite Cabang itu nanti didasarkan pada unit-unit geografis kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, atau apa? Misalnya di Jakarta ini saja, apakah kita hanya boleh memiliki Komite Cabang Jakarta, atau juga — misalnya — Komite Cabang Jakarta Timur?
      Detail-detail kayak gitu mungkin bisa dirancang di ART. Tetapi kesepakatan-kesepakatan awal yang menjadi template-nya (di AD) sungguh sangat dibutuhkan untuk merancang detailnya di ART. Saya bingung sendiri kalau tiada petunjuk dari rekan-rekan semua …

      AE Priyono

    2. pikatan berkata:

      FAIZ MANSHUR:

      Rasanya untuk sekadar Nama Komunitas atau Kadang bisa diselesaikan di forum ini. Nanti saat kita rapat lagi sudah masuk ke tahap pembicaraan pada ART-nya. (untuk AD sudah dibahas lho) Kalau masih belum ada yang merasa membahas boleh sekarang sampaikan di millist. Tulis secara argumentatif. Sebelum berpendapat syogianya cermat membaca draft yang dibuat Mas AE itu. Efektivitas Bung.

      salaman
      faiz

    3. pikatan berkata:

      AE PRIYONO:
      Mas Andy Yoes …
      Apapun namanya nanti, perkumpulan kita perlu logo, nggak? Kalau
      mau bikin logo, tolong dijelaskan makna gambarnya, ya … Soalnya
      itu harus masuk ke draft ART

      AE

    4. pikatan berkata:

      ANDY YOES:

      Betul mas logo harus ada, nanti setelah beres soal penggunaan
      istilah untuk nama PIKATAN akan kita sayembarakan di milis.

      salam
      Andy

    5. pikatan berkata:

      ANDY YOES:
      Mas AE, berkaitan dengan keberadaan komite program dan komite
      cabang, tampaknya perlu dipersiapkan juga aturan untuk perubahan
      status komite (di aggaran rumah tangga kali ya…).

      Illustrasinya begini, disuatu daerah terdapat beberapa orang
      Temanggung dengan SDM yang mumpuni dan mereka mampu membentuk komite
      program dengan kegiatan yang signifikan bagi kemajuan warga
      masyarakat Temanggung. Kemudian ketika populasi masyarakat
      Temanggung didaerah tersebut semakin meningkat muncul inisiatif
      untuk membentuk komite cabang.

      Bagaimana status komite program dan pengurusnya, jika pembentukan
      komite cabang tersebut mengakibatkan mereka berada dalam struktur
      komite cabang? Mungkinkah komite program tetap ada meskipun sudah
      terbentuk komite cabang di suatu daerah?

      Andy Yoes

    6. pikatan berkata:

      AE PRIYONO:
      Dalam skenario yang saya bayangkan, dua badan di tingkat cabang itu paralel, tidak membawahi satu sama lain. Bisa saja di suatu daerah ada satu komite cabang, dan dua komite program. Ketiganya saling otonom dari segi kegiatan masing-masing. Komite cabang sebenarnya dimaksudkan untuk kegiatan-kegiatan spontan saja, kepengrusannya lebih longgar, sekadar untuk forum konsultansi informal. Sedangkan komite program lebih serius, lebih programatik, dengan kegiatan yang lebih spesifik, tidak ada kaitannya dengan komite cabang. Begitu yang saya bayangkan …

      AE

    7. pikatan berkata:

      SAID:
      Poro Konco,

      AD/ ART Pikatan masih ada yang ingin menambahi dan mengomentari ?kalo sudah cukup, kita ke Notaris pertengahan/ akhir Maret ini di Temanggung dengan Kru Stanplat Temanggung, Founder Jakarta : Mas & Mbak (AE,Putut, Anif, Danny, Joko, Muniroh, Susi, Etty, Tatak,Andy, Tri Agus, Faiz, udin, dll ) Ayo pulang bareng sekalian peresmian Sekertariat dan Rumah Mudik.Apa hanya beberapa founder Jakarta dan Temanggung aja, yang ke notaris ? .

      Mas Singgih/ Mas Mukidi Notarise wis diajak ngobrol piro tarife, ben konco jakarta podho sangu sing akeh.

      Untuk Share pengalaman saja :
      Saya dan teman2,tahun 1996 s/d 2002 pernah menerbitkan buletin gratis “Bali Smile” yang isinya informasi Peta pariwisata di seluruh Indonesia dengan rubrik tersebut kita liput perjalanan tempat singgah, makan, souvenir dll di Indonesia, beberapa hotel, restoran, agen perjalan, car rental, dll mau memasang iklan, tapi karena Ijin kurang lengkap beberapa clien mulai susah diajak memperpanjang kontrak…..

    8. pikatan berkata:

      FAHRUDDIN:

      Secara umum, kabeh wis gandem.
      Tapi mengenai Bab VIII Keuangan Pasal 12 (1). Pendapatan PIKATAN diperoleh dari:
      a. Hibah
      b. Wakaf
      c. sumbangan lain yang tidak mengikat dan/atau bertentangan dengan AD/ART

      Apakah ke depannya nanti Pikatan tidak bisa mengusahakan sendiri pendapatannya?maksudnya, pendapatannya tidak dari ke-3 poin di atas. Bagaimana jika nantinya suatu saat Pikatan mendirikan Usaha Dagang, atau Konsultan, dsb, kan penghasilane bukan dari sumbangan/hibah/wakaf?

    9. pikatan berkata:

      AE PRIYONO:

      Mas Fahrudin,
      Terima kasih telah memberi masukan yang bernas. Ya … sungguh menarik membayangkan sumber pendapatan yang dihasilkan dari usaha sendiri. Tetapi yang saya bayangkan adalah, perusahaan bisnis milik PIKATAN itu nanti akan bersifat otonom, dikerjakan secara terpisah, meskipun tetap ada koordinasi dan kerjasama. Karena itu jika ada porsi ayng harus dibagikan ke PIKATAN, tetap saja statusnya sumbangan tidak mengikat.
      Namun demikian, bolehlah kita memasukkan klausul ke-empat yang Anda tawarkan itu: hasil usaha sendiri. Begitukah?
      By the way, saya masih mengharapkan masukan-masukan lain dari teman-teman lain. Pak Danny, apa kabar?

      AE

    10. pikatan berkata:

      IRAWAN:

      Mas AE, saya setuju dengan usulan Mas Fahrudin, ditambahkan dengan “Usaha Sendiri” , karena selama ini kita juga sudah memikirkan ke arah usaha ini dengan mendirikan “Rumah Mudik” , dimana nantinya semua pemudik Temanggung bisa membeli oleh2 di Rumah Mudik (kita mencontoh DAGADU) …. mudah2an kalau usaha ini bisa terlaksana maka akan mengurangi ketegantungan kita terhadap donatur. Dik Andy Yoes juga sudah menyiapkan disain kaos yang bercirikan Temanggung,
      Mekaten Mas AE , usulan yang lain menyusul

      irawan

    11. pikatan berkata:

      FAHRUDDIN:

      Mohon maaf baru posting lagi. Konsep mendirikan usaha bisnis di luar PIKATAN (dengan Badan Usaha tersendiri) ke depannya nanti memang sangat diperlukan tapi penambahan “usaha sendiri” untuk menjaga2 biar ga repot kalo2 kita mendirikan usaha ya apa salahnya. Mekaten. maturnuwun.

      Udin

    12. pikatan berkata:

      ADI:

      Meneruskan pertanyaan atas jawaban Pak AE, kalau begitu PIKATAN bukan lembaga yang scr langsung menjalankan usaha semacam Rumah Mudik itu ya ? Yang saya tangkap PIKATAN bisa dikatakan sebagai induk semang dari kegiatan-2 PIKATAN, baik itu yang non profit oriented semacam STANPLAT atau yang profit oriented semisal Rumah Mudik ? Dengan demikian usulan Kang Said kalau Rumah Mudik bertipe Koperasi masih sangat relevan. Begitukah ?

      -adi-

    13. pikatan berkata:

      AE PRIYONO:

      Mas Wiratmo, Saya kira bentuk-bentuk usaha bisnis yang bermacam-ragam jenisnya itu bisa digodok dan dikerjakan PIKATAN. Tapi dalam bayangan saya, lebih baik semua usaha bisnis itu dijadikan otonom dalam hubungannya dengan PIKATAN sebagai badan hukum Perkumpulan. Misalnya, bisa saja Rumah Mudik itu dijadikan koperasi, atau bikin juga PT untuk jenis bisnis komoditi lainnya.
      Tetapi secara keseluruhan, pada tahap awal sekali harus ada semacam basic agreement mengenai masalah-masalah teknis pengelolaan berbagai jenis bisnis itu, juga mengenai saham perorangan, saham PIKATAN, pembagian keuntungan, dan lain-lain.

      nuwun
      AE

    14. pikatan berkata:

      ADI WIRATMO:

      Saya sependapat dengan Pak AE. Perkumpulan PIKATAN bisa dianalogikan seperti sebuah yayasan yang membawahi berbagai macam usaha, yang masing-2 juga bisa berbadan hukum. Tetapi kalau sudah bicara usaha kita tidak boleh main-2 lagi, harus profesional. Kita bisa angkat orang-2 profesional. Dan segala resiko juga sudah harus diperhitungkan matang-2. Memang kalau bisa kita pilih usaha yang beresiko kecil.

      Kita bisa berpikir tentang keuntungan atau keberhasilan tetapi juga jangan lupa untuk berpikir jikalau usaha tersebut gagal. Coba kita ngalamun bareng-2 sembari menginventarisir usaha-2 apa bisa dikembangkan untuk memberi kontribusi bagi kelangsungan kegiatan Pikatan yang non profit. Sebenarnya istilahnya bukan non profit tetapi kegiatan sosial. Stanplat bisa dikatakan sebagai kegiatan sosial yang bisa profit. Tetapi profitnya itu untuk membiayai dirinya sendiri supaya bisa terus eksis. Paling tidak lamunan kita sekarang sudah ada 2 Rumah Mudik dan Radio …

      Dan paling tidak lagi, kalau butuh software sistem informasi manajemen baik itu sistem simpan pinjam, retail, sdm, payroll, akademik, perdagangan, dll saya sudah punya dan lisensinya ada di saya karena saya yg bikin. Dan untuk kegiatan PIKATAN jelas gratis. Atau malah mau bentuk divisi IT ? He he
      -adi-

    15. pikatan berkata:

      SAID:
      Rekan Semua, Diskusi ini menjadi menarik dan sangat membangun imajinasi untuk melakukan sesuatu yang dapat merubah masa depan, saya sependapat dengan Mas AE, Adi,Mas Singgih dengan wacana TV and Radio, Ok semua harus di susun dan direncanakan. Menanggapi draft AD/ART PIKATAN saya rasa masukan-masukan dari rekan2 ccukup tinggal pembahasan yang paling penting harus ngumpul bareng bisa ketemu atau pake YM, yang lebih penting adalah legalitas ini bisa kita wujudkan dulu. Setelah Legalitas kita bicara dana/income untuk Stanplat dan PIKATAN.

      Said

    16. Haris Shantanu berkata:

      sedulurs….
      nyong tak maca ndhisik AD ART-ne, suk tak kirim balik.
      butuh permenungan untuk mencermatinya demi MANGGUNG.

      salam

      Haris Shantanu
      wong maron pertelon

    17. faiz berkata:

      Mas Haris, kita tunggu tanggapannya sebelum tanggal 23 Juni ya? Soalnya tanggal 23 itu panitia Ad Hoc akan menyelesaikan AD/ART

      salam
      Faiz

    18. wawang hariyono berkata:

      aku pesen aja pada panjenengan semua,jangan pakai nama ininsial supados temen temen yang sudah lama tidak ketemu sukur sukur bisa mengenali semua.

    19. Andi berkata:

      Sugeng enjang…mas kulo lare giyanti.ajeng nimbrung stanplat.ajeng nyuwon nomer kontak ketua pikatan sakmeniko..matursuwun

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s