Oleh Tri Agus Siswowiharjo
Tulisan ini disarikan dari buku karya A.M. Djuliati Suroyo berjudul ”Eksploitasi kolonial Abad XIX – Kerja Wajib di Keresidenan Kedu 1800-1890”. Buku ini lahir dari hasil penelitian pakar sejarah dari Universitas Diponegono Semarang tersebut, kemudian Yayasan untuk Indonesia Yogyakarta pada November 2000 menerbitkan menjadi buku setebal 375 halaman. Penelitian ini sangat menarik karena kita akan mengetahui Kabupaten Temanggung pada era kolonial. Bagaimana nenek moyang kita, terutama para petani, menjalani tanam paksa dan kerja wajib.
