Penerbitan Antologi Puisi

Panitia Penerbitan Antologi Puisi Temanggung 2008

                      Redaksi Buletin Stanplat Temanggung punya gawe ajang kreativitas penulis puisi. Rencananya, kami akan memuat karya puisi orang Temanggung dalam bentuk penerbitan buku antologi. Ajang pengumpulan naskah puisi ini sebagai upaya pengembangan khazanah kesusastraan di Kabupaten Temanggung. Bagi Anda yang gemar menulis puisi, tidak perlu menunda-nunda lagi. Kirimkan segera karya puisi Anda dapur redaksi Stanplat.

Syarat-syarat:

  1. Warga (asal) Temanggung
  2. Naskah asli dan belum dipublikasikan di media manapun
  3. Jenis naskah bebas. (Diutamakan berbicara soal kondisi sosial masyarakat Temanggung).
  4. Jumlah naskah minimal 6 puisi, maksimal 12 puisi.

            Kirimkan karya puisi Anda beserta biodata lengkap dan poto ke meja redaksi melalui email. Atau fax langsung ke 022-7213433. Naskah paling lambat harus sampai ke meja redaksi Stanplat sebelum tanggal 15 Desember 2007. Usaha penerbitan antologi puisi ini direncakan terbit pada awal tahun 2008. Dana yang terkumpul dari penjualan buku antologi akan digunakan untuk menunjang penerbitan Buletin Stanplat Temanggung. Dua naskah puisi terbaik akan mendapatkan souvenir menarik dari Stanplat.

Tertanda

Falakiyatun Muniroh

Panitia

Stanplat Edisi 16

Stanplat edisi 16 l Nopember 2007
Beredar di Temanggung 13 Nopember 2007

————————————————————————————————————————-

LAPORAN UTAMA:

“Mengengok Layanan Publik SIM dan STNK”

nn Tarif SIM n

n Perbaikan Pelayanan Publik n Pengalaman Mereka Membuat SIM n Terobosan Layanan Polres n

n Mudah Murah Membuat KTP n
——————————————————————————————————————————————————-

MANGGUNG:

n KTM, ALBUM dan Halal bi Halal n  KTM dan Radio Kanjengan di Curug Sewu n Diskusi Penanggulangan Bencana 

n Reuni, Kangen-Kangenan dan Silaturahmi n
n DAK, Amburadul n Langkah-langkah Menuju Usaha Besar: KAHANAN: Jongko Joyoboyo n n
Kerajinan Tangan dari Tretep: Kreasi cerdas Mutakin n RESENSI: Peduli Lingkungan sebagian dari Iman nn Gerabah Kundisari Sampai Yogya, Garuda Mas terbang dari Gerabah n
n
Lik Kopir: pilkadal n Dalang Ganjuran dan Kerawitann Nurul Muizah Menuju Olimpiade: Entho Cotot: Man, Preman. JejaK Langkah: Temanggung Dulu Kala n
————————————————————————————————————————-

Jika Anda ingin berlangganan silahkan hubungi kami:

Jl. Galur Sari VIII No. 191 H

Utan Kayu Selatan – Jakarta Timur Telp. 021-85901440, 68339197,

0815-1409-6252  (Irawan)

Jl. Wahid Hasyim No. 662

Kauman Temanggung

HP: 0888-2725-962

—————————————————————————————————————

TERBIT SETIAP AWAL BULAN Beredar Gratis sampai pelosok desa.

Apa kata Tetangga? Apa Kata Dunia?

           Ayo kita menimbang mana yang lebih abot menonton televisi atau bermain. Tetapi timbangan ini bukan untuk kita melainkan untuk anak kita. Kita kita ini sudah tidak perlu diukur kadar berat nonton televisinya, soalnya dulu sewaktu cilik kita ini ndeso banget. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. Leave a Comment »

Corat-coret anak sekolah

     Jaman dulu ketika saya lulus SMU sekitar tahun 1986 tidak ada coret mencoret baju seragam setelah lulus. Setelah pengumuman kelulusan paling-paling ya makan bakso bersama teman atau nonton bioskup. Sedangkan baju seragam langsung saya cuci dan saya masukkan lemari buat kenang-kenangan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. Leave a Comment »

Kisah mudikku dan kejujuran Parjinem

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, lebaran tahun ini kami tidak ada rencana mudik. Ini karena orangtuaku sudah tinggal bersama kami di Cirebon. Tapi rencana tinggal rencana. Anak-anak protes. Tidak puas rasanya lebaran tanpa mudik. Lebaran ya mudik, bagaikan dua sisi mata uang. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. Leave a Comment »

Mukidi, Sulasih dan Sulandono

Sulasih……sulasih……sulandono

Sulasih……sulasih……sulandono

Sulasih……sulandono…..

Menyan putih…. ngundang ngundang dewo Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. Leave a Comment »

Cahaya dibalik Kabut Ekonomi

            Sekalipun krisis ekonomi tahun 1996 memporakporandakan sendi-sendi perekonomian bangsa, namun ada sebagian yang luput. Salahsatunya adalah usaha jahitan dan bordir Cahaya Pelangi. Pemiliknya adalah Eni Hartuti, 39 tahun, seorang ibu muda asal Kertosari Temanggung, mantan pekerja di PT. Dieng Jaya Wonosobo. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. 2 Komentar »

Bangkitnya Kauman Parakan

Bagi anda yang dulu pernah singgah atau tinggal di Kampung Kauman Parakan, dan  selama lima tahun atau mungkin lebih, anda belum pernah berkunjung lagi ke kampung tersebut. Maka ketika anda  berkunjung lagi,  dijamin  akan pangling.

Kampung Kauman yang secara administratif masuk ke dalam wilayah  Kelurahan Parakan Kauman Kec. Parakan Kab. Temanggung, sebetulnya Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. 18 Komentar »

Tembang itu untuk Siapa?

Kenangan masa kecil memang sulit berlalu. Terkadang masih sering terngiang ditelinga. Atau sekilas berklebat di depan mata. Serasa baru kemarin saja terjadinya. Karena tersiar kabar Gudang Kebon (Kebun Arum) akan dibom Belanda, keluargaku terpaksa mengungsi ke tetangga depan rumah. Benar, tak lama kemudian terdengan peluru berdesingan kesana-kemari tak menentu. Diseling bau mesiu yang menyengat. Tapi sasaran yang akan dibom selamat. Sebab Cocor Merah (pesawat tempur musuh) tak kunjung datang. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. Leave a Comment »

Kuburan, Rumah Masa Depan

“Bhineka Tunggal Ika”, berbeda-beda tetapi tetap satu.

“Seglagah” nama baru namun bagi masyarakat Parakan sudah tidak asing lagi, adalah sebuah Tempat Pemakaman Umum yang belum lama ini diresmikan dan telah dipergunakan. TPU “Seglagah” adalah TPU yang benar-benar dirancang untuk kebersamaan dan tempat peristirahatan yang tenang, beberapa fasilitas tersedia, kamar mandi umum, tempat parkir dan pendopo, yang tentunya diperuntukan bagi keluarga almarhum, baik yang nyekar maupun mengantarkan jenazah. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. 1 Komentar »

Temanggungku tak sebersih dulu lagi

 Seberkas sinar mentari mengintip lewat celah jendela kamarku. Sesekali sinarnya meredup terhalang sekumpulan awan yang terbang lewat tertiup angin pagi. Tapi itu hanya sejenak dan 10 detik kemudian sinar yang meredup itu akan nampak kembali bahkan bersinar lebih terang karena sang mentari merangkak lebih tinggi.  Berkas cahaya itu tidak hanya mengintip saja tapi juga menyusup lewat lubang-lubang kecil tirai kamarku, membangunkan aku dari bius gelap malam yang membuatku terlelap dalam tidur. Sinarnya yang terasa begitu terang menyilaukan mataku tapi juga memberitahuku kalau hari ini adalah hari yang sangat cerah. Burung-burungpun tak mau kalah, berkicau riang seolah mengajakku cepat-cepat beranjak dari tempat tidurku. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. Leave a Comment »

Amben

            Judul di atas kedengaran aneh dan asing di telinga orang Temanggung saat ini. Wis kelingan apa itu amben? Yah, bener. Bahasa modernnya, bed (tempat tidur). Sekilas pengertian amben hanya tempat kita merebahkan diri, tidur pulas lalu ngorok. Padahal kalau kita gali lebih dalam punya makna yang cukup luas.  Dulu sekitar tahun tujuhpuluhan hampir setiap rumah punya amben besar di ruang tamu. Yah, kamu yang asli ndeso pasti kelingan. Nah, asyik kan mengingat-ingat nostalgia amben. Amben menjadi terminal bocah bermain seusia lima tahun sampai sepuluh tahun. Kalau yang sudah besar tentu akan dimarahi Simbah jika bermain di amben. Bisa-bisa plupuhnya ambrol tidak kuat menahan beban. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam cerita. 1 Komentar »

Pemilihan Ketua Umum PIKATAN

Catatan Rapat PIKATAN

 

Hari/Tanggal : Sabtu, 10 Nopember 2007
Waktu : Pukul 19.30 – 22.00 WIB
Tempat : Reform Institute, Kompleks Liga Mas Indah Kavling D/3, Pancoran, Jaksel.

 

 


Rapat Organisasi Perkumpulan Independen Komunitas Temanggungan (PIKATAN) membahas empat hal:

     1. Pemilihan pengurus (ketua Umum, Sekretaris dan Bendahara)
2.
      Penyusunan struktur organisasi/divisi
3.
      Penyelesaian legalisasi AD/ART PIKATAN
4.
      Tugas dan prioritas kerja PIKATAN Baca entri selengkapnya »

Pikatan di Temandang

          Musim Ramadan lalu Perkumpulan Independen Komunitas Temanggungan (PIKATAN) punya rencana mengadakan acara Rapat Anggota Perkumpulan (RAP) untuk memilih ketua umum pembentukan struktur dan memilih pengurus lain. Acara dilaksanakan, 16 Oktober 2007 di kediaman Humas Stanplat, Joko Suseno, Temandang Kranggan.

          Acara dilaksanakan pada Idul Fitri atas pertimbangan bahwa para perantau banyak yang pulang sehingga diharapkan bisa berkumpul dengan calon pengurus PIKATAN yang bermukin di Temanggung. Namun apa hendak dikata, kebanyakan sibuk urusan keluarga. Maklum, lebaran memang hari keluarga yang tidak mudah dikesampingkan.

          Karena forum yang hadir terbatas, maka acara difokuskan membuat rekomendasi untuk pertemuan di  Rumah Makan Nyam-Nyam, Kalibata Jakarta-Selatan yang akan dilaksanakan pada 9 November 2007. Berhubung tidak mungkin dilaksanakan pertemuan tatap muka langsung dalam RAP antar sesama calon pengurus maka pada rapat nanti dipastikan membuat rekomendasi khusus untuk menentukan Struktur dan kepengurusan.

          Selain membahas organisasi PIKATAN, forum yang dihadiri 25 orang tersebut membahas masalah Stanplat. Beberapa hal yang dibahas adalah mengenai kesekretariatan di Temanggung, perbaikan kualitas liputan, arus distribusi, penggalian dana dan iklan dan lain sebagainya. Acara dimulai pukul 11:00 berakhir pukul 15:00.(fm)